Jenis-jenis Bertanam Hidroponik

No comment 1020 views

Jenis-jenis Bertanam Hidroponik

Bertanam hidroponik adalah bertanam yang tidak seperti biasanya yang menggunakan tanah. Lho bagaimana bisa? Ya, dengan menggunakan media lain yang juga berfungsi sebagai pengganti tanah. Seperti misal bekam, arang kayu, dsb.

Asalkan aspek – aspek penting dalam bertanam hidroponik dapat dipenuhi, maka tanaman yang kita tanam dapat tumbuh dengan baik. Aspek yang dimaksud adalah : air, cahaya, oksigen, nutrisi yang cukup, dan tentunya kasih sayang dari anda.

Nah, di artikel ini kita akan membahas mengenai varian dalam bertanam secara hidroponik diantaranya adalah

Pertama adalah sistem Hidroponik bernama “Irigasi Tetes”.

irigasi-tetes

Pada metode yang pertama ini, kita akan menggunakan arang sekam padi, kerikil, pasir, dan juga bahan lain yang sebelumnya telah disterilkan sebagai persiapan menjadi media tanam.

  • Pada model hidroponik ini cocok untuk tipe sayuran buah.
  • Pada air bernutrisi tersebut, akan menetes sendiri ke media tanam sedikit demi sedikit.
  • Kelebihan dari sistem ini adalah : lebih hemat air, air akan merata pada setiap tanamannya dan juga mudah dalam melakukan penyiraman.
  • Kekurangannya adalah oksigen di perakaran akan sedikit jika media terlalu padat.

Kedua adalah Sistem Hidroponik bernama “Wick system”.

wick-system

Di metode ini, media tanamnya adalah larutan campuran dari hara makro dan mikro. Ini akan menjadikan akar tanaman dapat menyentuh dan menyerap cairan larutan yang penuh dengan nutrisi itu.

  • Media tanam yang digunakan umumnya adalah rockwool atau juga sekam bakar.
  • Air bernutrisi tadi, ditarik keatas menggunakan sebuah sumbu.
  • Kelebihan pada metode jenis ini adalah : Mudah menggunakan, murah biayanya dan disukai oleh kalangan pemula hidroponik
  • Sedang kekurangannya adalah : Nutrisi musti diucek minimal 2-3 kali dalam sehari supaya nutrisinya mudah diserap dan juga oksigen tersirkulasi

Ketiga adalah Sistem Hidroponik bernama “Nutrient film tehnique”.

nutrient-film-tehnique

Di metode ini, pada tanaman akan di tanam memanjang di sebuah selokan yang terbuat dari sebuah plastik ataupun logam anti karat. Pada selokan tersebut nantinya akan dialiri oleh air bernutrisi unsur hara, oleh karenanya pada akar tanaman nantinya akan muncul sebuah lapisan tipis bagian dari makanan tanaman itu.

  • Pada model NFT ini begitu cocok untuk produksi sayuran.
  • Pada model ini oksigennya mampu terlarut tinggi.
  • Pada tanaman akan secara otomatis bisa menyerap hara secara lebih banyak dan juga mudah.
  • Yang terpenting adalah kemiringan tempat, area penyimpanan air dan juga perawatan NFT.

Dari ketiga jenis bertanam hidroponik di atas, anda tinggal memilih mana yang kiranya sesuai dengan keinginan anda.

sumber : www.temali.org

author
Author: