Tanaman Hidroponik

Beberapa Jenis Tanaman HidroponikBeberapa Jenis Tanaman Hidroponik yang dapat di tanam dengan mudah. Sebagai usaha budi daya maupun sekedar hobi saja.

Berkebun ataupun bercocok tanam di rumah bisa melenyapkan rasa bosan serta tekanan pikiran. Hingga tidak mengherankan bila banyak warga yang tertarik menjadikannya hobi baru di masa pandemi.

Salah satu tata cara yang dapat diseleksi buat berkebun di rumah merupakan hidroponik. Supaya tidak salah tanam, tahu beberapa tipe tumbuhan hidroponik yang gampang buat ditanam di rumah berikut ini.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah

Beberapa Jenis Tanaman Hidroponik

Tata cara hidroponik sangat sesuai buat diterapkan di rumah apalagi apartemen sekalipun lantara tidak memerlukan lahan yang luas.

Kalian juga dapat mencampurkan tata cara hidroponik serta vertical garden buat mensiasati minimnya lahan. Tidak hanya itu, manfaatkan perlengkapan simpel semacam beberapa barang sisa yang tidak terpakai.

Biar lebih seru, jangan kurang ingat libatkan sang kecil dikala berkebun. Kalian dan sang kecil dapat memperoleh pengalaman yang mengasyikkan dan pelajaran hidup yang bermakna

Apa itu Hidroponik?

Dalam bahasa Yunani, hidroponik berasal dari 2 kata ialah hydro serta ponos. Hydro maksudnya air sedangkan ponos mempunyai arti energi ataupun kerja.

Tata cara hidroponik ini pula dapat dimaksud bagaikan budidaya tumbuhan tanpa memakai media tanah. Tata cara ini menggunakan air ataupun larutan mineral bernutrisi bagaikan pengganti tanah.

Tidak cuma memakai air, tata cara hidroponik telah tumbuh. Buat memperoleh faktor hara yang berarti buat perkembangan tumbuhan, digunakan pengganti semacam sabut kelapa, serbuk kayu, pasir, pecahan genteng, serta lain sebagainya.

Berkebun ataupun bercocok tanam dengan memakai tata cara hidroponik teruji lebih hemat serta pula dapat membuat tumbuhan lebih kilat panen dan mempunyai mutu yang besar. Kalian juga tidak butuh menyiram tumbuhan tiap hari sebab air serta larutan mineral yang digunakan telah tertampung di dalam wadah penanaman tanaman.

Manfaat dari berkebun secara hidroponik kurang lebih merupakan bagaikan berikut

  • Hemat air
  • Hemat tempat
  • Tidak tergantung pada musim
  • Efisien
  • Gampang buat mengatur pemberian nutrisi
  • Tidak menciptakan polusi nutrisi ke lingkungan
  • Leluasa gulma ataupun tumbuhan pengganggu
  • Tidak memerlukan pestisida
  • Berkembang lebih cepat
  • Steril serta bersih

Oleh sebab itu Kalian yang mempunyai hambatan ialah tidak mempunyai lahan yang luas buat bercocok tanam dapat menggunakan tata cara hidroponik buat berkebun sebab tidak memerlukan banyak tanah semacam metode berkebun konvensional.

Metode Gampang Berkebun dengan Tata cara Hidroponik

Buat berkebun dengan tata cara hidroponik, Kalian dapat memilah dari sebagian metode yang terdapat. Terdapat 2 metode menanam hidroponik yang gampang utuk dicoba di rumah.

Awal, merupakan metode menanam hidroponik dengan memakai NFT( Nutrient Film Technique).

Buat metode ini, Kalian memerlukan pipa, talang air, serta pompa. Lumayan buat lubang- lubang di sejauh pipa ataupun talang serta yakinkan jarak antar lubangnya sama.

Setelah itu susun pipa ataupun talang tersebut cocok posisi yang dikehendaki. Siapkan penampung semacam ember pada ujung pipa yang lebih rendah.

Terakhir, pasang pompa buat mengalirkan air serta cairan nutrisi ke dalam pipa.

Dengan memakai metode ini, pangkal tumbuhan hendak berkembang pada bagian susunan nutrisi yang tidak dalam serta melindungi perputaran nutrisi, oksigen, dan air.

Kedua, Kalian dapat memakai metode WICK( sumbu). Metode ini memerlukan botol air mineral ataupun wadah apapun serta sumbu kompor ataupun kain flannel.

Triknya, potong botol sisa jadi 2 bagian serta lubangi tutupnya. Campurkan kedua bagian tersebut dengan membalikkan bagian moncong botol menghadap ke dasar.

Kemudian pasang sumbu kompor ataupun kain flannel pada lubang di tutup botol. Yakinkan sumbu ini bisa meresap air nutrisi. Isi bagian botol dasar dengan air nutrisi serta tanam bibit tumbuhan di bagian atas botol dengan arang sekam ataupun pasir.

Beberapa Jenis Tanaman Hidroponik Yang Dapat Di Tanam di Rumah Dengan Mudah

Seperti yang di sebutkan dari Dekoruma, tidak semua tanaman bisa berkmebang baik dengan menggunakan metode penanaman hidroponik. pada umumnya, tanaman yang bisa di kembangkan dengan menggunakan metode hidroponik adalah tanaman sayuran dan juga buah – buahan.

Dan berikut ini adalah beberapa tanaman yang dapat kalian budidayakan dengan metode hidroponik.

Cabe / Cabai

Untuk melakukan proses atau metode penanaman dengan cara hidroponik, kaliani dapat lakukan dengan cara menyemai terelbih dahulu biji dari cabai. Setelah itu bibit yang telah berusia 7 sampai 10 ahri tersebut dapat segera di letakkan ke dalam media metode hidroponik yang sudah Kalian siapkan.

Setelah cabai kita rawat hingga 60-70 hari mendatang, maka kalian dapat melakukan panen cabai tersebut.

Daun bawang

Selain cabai, kalian dapat mengembangkan daun bawah karena tanaman ini terkenal membutuhkan banyak asupan air. Sehingga tanaman daun bawang sangat cocok untuk metode pengembangan tanaman dengan cara hidroponik.

Dan daun bawang itu sendiri juga memerlukan asupan cahaya matahari dari 12 jam hingga 14 jam setiap harinya. Tanaman tersebut dapat di panen dalam waktu 1.5 hingga 2 bulan saja.

Tomat

Tanaman yang satu ini juga sama dengan daun bawang. Dimana tanaman tomat akan memerlukan banyak air dan jiuga cahaya.

Kalian akan memerlukan penyangga agar tanaman tomat tidak menggantung dan merusak tanaman. Kalian dapat gunakan penyangga memakai tali dan jangan lupa potong cabang yang sudah tidak mengeluarkan tomat lagi.

Kangkung

SEmai benuh kangkung hingga tunasnya terlihat, dan paling tidak memiliki empat helai daun. Setelah itu, pindahkan kedalam wadah botol besar agar tanaman kangkung ini dapat berkembang dengan baik.

Setelah 1 bulan,atau 30 hari, kangkung akan dapat kalian panen dengan cara memotong daunnya. Menurut penelitian, kalian dapat panen setengah dari daun yang telah berkembang. Jadi jangan potong semua daun agar kangkung dapat berkembang lagi.

Selada

Proses penanaman hidroponik untuk tanaman hidroponik , kalian harus lakukan di tempat yang lebih teduh. Hal ini di lakukan agar tanaman tersebut dapat beradaptasi dengan baik.

Setelah beberapa waktu, secara perlahan taruhlah dibawah sinar matahari. Dan jika cuaca sedang panas, kalian dapat mengurangi intensitas cahaya dengan membentangkan net hitam agar daun selada tidak mudah layu.

Timun

Untuk menanam tanaman timun secara hidroponik, kalian harus menggunakan sekam atau arang sebaai medianya. Kalian harus memberikan nutrisi secara teratur ke dalam air di bagian lubang tempat tanaman timun tersebut berada.

Bayam

kalian dapat menggunakan bayam sebagai tanaman hidroponik. Kalian dapat gunakan bibit bayam yang sedikit tua untuk menanam bayam secara hidroponik.

Dalam proses penanamannya, pastikan kalian mencampur pupuk cari selama 7 hari. Setelah 7 hari, kalian akan dapat menggunakan air biasa.

Kacang – kacangan

kalian dapat menggunakan kacang – kacangan  seperti kacang hijau, polong, dan juga kacang panjang. Proses penanaman hidroponik ini bisa di lakukand engan mudah.

Saat pertama kali menanam, tunggu dari 6 hingga 8 minggu lamanya, setelah itu, kalian akan dapat memanen secara terus – terusan dari 3 bulan samapi 4 bulan saja.

Itulah Beberapa Jenis Tanaman Hidroponik yang dapat kalian budidayakan dengan mudah.

hidroponik1 - Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah
Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah

Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah – Hidroponik merupakan teknik bercocok tanam. Tanpa menggunakan media tanah dan menggunakan air. Meskipun demikian, memiliki tanaman hidroponik tidak terlalu membutuhkan banyak air seperti saat menanam dengan menggunakan media tanah. Tanaman hidroponik sangat cocok bagi kamu yang ingin menghemat air. Atau bagi kamu yang tinggal di daerah trophis dan tidak banyak memiliki pasokan air.

Bukan hanya membuat taman vertikal, membuat kebun yang berisi tanaman hidroponik pun tidak sesulit yang dibayangkan. Bahan-bahannya sangat mudah untuk ditemukan di pasaran, misalnya saja pralon dan gelas plastik. Untuk kamu yang tertarik, langsung saja simak cara yang akan Kami jelaskan berikut ini.

1. Mempersiapkan Alat dan Bahan Untuk Kebon Tanaman Hidroponik.

Untuk dapat membuat kebun tanaman hidroponik. Kamu juga membutuhkan pipa paralon dengan diameter 3 inci. Gelas plastik, Sambungan paralon, penutup paralon, gergaji, selang, , alat solder, alat bor, pompa aquarium, air, spons, dan biji tanaman hidroponik.

2. Melubangi Pipa Paralon Untuk Tanaman Hidroponik.

Gunakan bor, untuk membuat lubang di sepanjang pipa paralon yang sudah anda siapkan untuk membuat tanaman hidroponik. Kalian bisa menyesuaikan lubang pipa dengan ukuran gelas plastik yang akan kalian gunakan. Lebih baik anda, beri jarak antar lubang sekitar 20 cm agar tanaman tidak saling terjepit.

Lakukan hal serupa lagi dengan 1 buah pipa paralon juga. Lalu tutup salah satu ujungnya, dengan penutup paralon dan hubungkan lubang lainnya dengan pipa paralon lain menggunakan penyambung pipa. Setelah itu, kunci ujung pipa dengan penutup paralon tersebut.

3. Memasang Pompa Air Untuk Kebun Tanaman Hidroponik.

Anda dapat menggunakan selang dan pompa air untuk mengairi tanaman hidroponik yang akan kamu tanam nantinya. Cara kerjanya akan mirip dengan sistem irigasi. Ini akan berlaku apabila kalian menerapkan hidroponik dengan mengunakan teknik drip system. Jika kamu memakai teknik sumbu, tidak perlu menggunakan pompa air tersebut.

Pompa air ini tidak perlu kamu nyalakan sepanjang waktu. Cukup di pagi hari saja untuk menghemat air dan listrik. Selain itu, kamu juga harus mencermati ketinggian air. Jangan sampai memenuhi paralon karena tanaman bisa mati akibat kekurangan oksigen juga.

4. Melubangi Gelas Plastik Untuk Tanaman Hidroponik.

Langkah yang berikutnya, kamu harus melubangi gelas plastik untuk tanaman hidroponik. Alat untuk mempermudah kamu dalam proses ini adalah alat solder. Jika kamu tidak memilikinya, lubangi saja dengan cutter atau pisau, sangat mudah bukan.

Setelah itu, letakkan gelas-gelas plastik tersebut ke dalam lubang pipa paralon yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Sisakan juga satu lubang untuk jalur pemberian nutrisi pada tanaman hidroponik yang memiliki bentuk cair.

5. Meletakkan Bibit Tanaman Hidroponik.

Bila tempatnya sudah siap, kini saatnya kamu meletakkan bibit tanaman hidroponik. Siapkan juga spons yang sudah dipotong seukuran gelas plastik, kemudian letakkan bibit tanaman di atasnya.

Kemudian, kamu cuma perlu meletakkan spons tadi ke dalam masing-masing gelas plastik. Penggunaan spons sangat direkomendasikan karena mampu menyerap air lebih lama juga.

6. Memberikan Larutan Nutrisi Pada Tanaman Hidroponik.

Supaya tanaman hidroponik bisa tumbuh dengan sangat subur, kamu perlu juga memberikan larutan nutrisi secara rutin. Larutan nutrisi ini bisa kamu beli di toko atau buat sendiri. Untuk membuat larutan nutrisi tanaman hidroponik sendiri. Kamu bisa menggunakan juga Daun – daunan, bekatul, kotoran hewan ternak, gula merah, bioaktivator, dan air

7. Tanaman Yang Cocok Untuk Kebun Tanaman Hidroponik.

Mungkin tidak semua tanaman bisa tumbuh subur dengan cara hidroponik. Umumnya yang paling sering ditanam secara hidroponik ialah sayur dan buah.

Tanaman hidroponik ini juga bisa kamu tanam di kebun. Dan tumbuhan yang subur. Berupa sawi hijau, kailan, selada hijau, buncis, pare, pokcoy, bayam, dan stroberi. Sesuaikan juga ukuran pipa dan jarak antar lubang dengan besarnya tanaman hidroponik yang akan kamu tanam ya.

Mungkin dengan memiliki kebun tanaman hidroponik kamu bisa menanan sayur sendiri yang tentunya lebih sehat karena tidak menggunakan pestisida. Kantong aman, tubuh pun lebih sehat.

Demikianlah penjelasan kami seputar Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah yang benar. Ikuti terus informasi menarik lain nya. Hanya Di hidroponik.web.id

hidroponik - Menanam Hidroponik Dirumah Dengan Alat Sederhana

Menanam Hidroponik Dirumah Dengan Alat Sederhana

Menanam Hidroponik Dirumah Dengan Alat Sederhana – Hidroponik merupakan salah satu metode menanam tumbuhan. Dengan cara di lakukan pembudidayaan dengan menggunakan air, Tanpa harus menggunakan tanah. Metode penanaman ini sangat cocok untuk kawasan yang memiliki lahan sempit.

Walaupun tidak menggunakan tanah, kita harus tetap memberikan nutrisi tanaman dengan cara menambahkan nutrisi dan unsur hara ke dalam air.

Hampir semua jenis sayur dan buah dapat dibudidayakan dengan cara menggunakan metode hidroponik. Untuk tanaman yang paling sering dibudidayakan dengan cara hidroponik adalah selada dan kangkung.

Peralatan yang dipergunakan untuk membuat hidroponik memang terbilang ribet, apalagi kalau hendak membudidayakan dalam jumlah yang banyak.

Ayo, kita lihat bagaimana menanam hidroponik dengan menggunakan alat yang cukup sederhana, antara lain:

Cara Menanam Hidroponik untuk Pemula

Untuk memulai cara menanam hidroponik, perlu anda ketahui terlebih dahulu konsep utama dari metode hidroponik.

Yang paling penting untuk penanaman hidroponik adalah pengairan yang lancar dan pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman yang tepat.

Bagi pemula, tidak terlalu muluk untuk membuat hidroponik yang besar dengan menggunakan sistem pengairan yang cukup susah.

Mulai yang sederhana terlebih dahulu, mari siapkan juga bahan dan peralatannya.

  • Benih tanaman
  • Rockwool
  • Botol bekas
  • Air
  • Larutan nutrisi

Setelah anda sudah menyiapkan semua bahan dan peralatan komplit, mulai penyemaian terlebih dahulu. Buat benih tumbuh menjadi bibit.

Waktu penyemaian memang tidak singkat dan terdapat beberapa kesulitan tersendiri apabila benih tak mau tumbuh. Ikuti langkah penyemaian berikut ini.

Cara Menanam Hidroponik, Tahap Penyemaian

Bahan untuk menyemaian benih cukup mudah, hampir sama juga dengan bahan di atas.

Tambahan beberapa peralatan seperti:

  • Gunting
  • Nampan plastik berbentuk persegi

Ayo, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Potong rockwool dengan bentuk persegi ukuran kurang lebih 3 cm x 3 cm.
  2. Tata potongan rockwool yang sudah diberi cekungan ke dalam nampan persegi.
  3. Kemudian, basahi rockwool dengan menggunakan air. Jangan buat rockwool terlalu basah. Cukup basahi dengan disemprot.
  4. Setelah itu, beri cekungan bagian tengah rockwool dengan kedalaman kira-kira 0.25 cm. Atau bisa dengan membuat lubang kecil dengan menggunakan lidi.
  5. Masukkan benik ke dalam lubang kecil tersebut, dengan menggunakan lidi. Cukup satu benih saja.
  6. Tutup nampan dengan menggunakan plastik hitam dan simpan selama 2-3 hari, dan benih akan mulai tumbuh.
  7. Begitu muncul daun, segera pindahkan bibit ke tempat dengan cahaya yang cukup.
  8. Periksa setiap hari kondisi bibit. Jangan lupa untuk menyirami rockwool dengan menggunakan semprotan air kecil.
  9. Tunggu sampai bibit menumbuhkan daun sejati. Setelah itu, pindah bibit ke media hidroponik. Bisa mencoba 3 media di bawah ini.

Cara Menanam Hidroponik dengan Botol

Cara menanam hidroponik dengan botol iyalah cara termudah. Selain itu, banyak juga keuntungan yang didapat, seperti hemat tempat.

Anda tidak perlu menanam banyak tanaman karena anda bisa juga menyesuaikan dengan keinginan anda. Siapkan terlebih dahulu bahan berikut ini:

  • Botol minum bekas ukuran 1 liter.
  • Air.
  • Larutan nutrisi.
  • Kain flannel bekas.
  • Gunting atau cutter.

Cara membuat media hidroponik botol

  1. Pertama – tama, belah botol bekas menjadi dua bagian. Buang tutup botol.
  2. Buat larutan nutrisi, dengan mencampurkan air dengan nutrisi tanaman hidroponik yang bisa dibeli di pasaran, seperti AB-MIX. Ikuti cara pembuatannya.
  3. Setelah itu, tuangkan larutan nutrisi ke potongan botol bagian bawah.
  4. Ambil bagian botol atas, dan beri sumbu air dengan menggunakan kain flannel.
  5. Letakkan potongan botol bagian atas ke dengan posisi terbalik ke dalam botol berisi larutan nutrisi.
  6. Kemudian, ambil bibit hidroponik yang sudah disemai ke atas kain flannel di dalam botol.
  7. Jangan lupa untuk mengganti dan mengisi persediaan larutan air di botol bagian bawah.

Cara Menanam Hidroponik dengan Pipa Bekas

Selain juga dapat menggunakan botol bekas, kita bisa juga menggunakan pipa bekas untuk membuat media hidroponik.

Keuntungan menggunakan pipa bekas untuk hidroponik adalah kemampuan pipa menampung banyak tanaman. Dan dapat dengan kemudahan dalam mengalirkan air dan larutan nutrisi.

Bahan:
–    Pipa bekas
–    Alat untuk melubangi pipa
–    Gelas plastik bekas
–    Air
–    Ember
–    Larutan nutrisi

Cara membuat media hidroponik pipa bekas:

  1. Lubangi pipa bekas sesuai dengan ukuran gelas plastik yang akan digunakan.
  2. Buat jarak antar lubang sekitar 20 cm, agar tanaman bisa tumbuh optimal.
  3. Tutup lubang ujung pipa dengan penutup pipa.
  4. Selesai dengan pipa, siapkan gelas plastik. Beri lubang kecil di bagian bawah untuk penyerapan air dan pergerakan akar tanaman.
  5. Masukkan bibit yang sudah tumbuh ke dalam gelas plastik. Penuhi gelas plastik dengan sisa-sisa rockwool.
  6. Buat larutan nutrisi dalam ember, sesuai petunjuk dalam larutan nutrisi yang dibeli.
  7. Letakkan pipa bekas yang sudah dilubangi pada posisi tetap, bisa digantung atau diberi penyangga. Sebelumnya beri jalur air dua arah di setiap ujung pipa menggunakan pipa atau selang kecil.
  8. Alirkan air dari ember ke pipa bekas, lalu letakkan bibit hidroponik ke dalam lubang yang sudah dibuat di awal.
  9. Beri perawatan yang baik, dan tunggu waktu panen.

Sekian penjelasan dari kami mengenai Menanam Hidroponik Dirumah Dengan Alat Sederhana. Ikuti terus informasi menarik lain nya. Hanya di www.hidroponik.web.id

Food production method in hydroponic plant system. Growing lettuce in greenhouse using mineral salt solution.

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanoa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Cara ini menggunakan air lebih hemat, jadi sangat bagus bila diterapkan pada daerah yang kurang air.

Etimologi Hidroponik 

Hidroponik berasal dari kata yunani yaitu hydro dan ponos yang berarti daya. Hydroponik juga memiliki sebutan lain soilles culture atau budidaya tanaman tidak menggunakan tanah. Jadi istilah ini berarti budidaya tanaman yang menggunakan air dan tidak menggunakan tanah sebagai media nya.

Metode dasar

Dalam kajian bahasa, hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, atau dalam pengertian sehari-hari bercocok tanam tanpa tanah. Dari pengertian ini terlihat bahwa munculnya teknik bertanam menggunakan metode ini diawali oleh semakin tingginya perhatian manusia akan pentingnya kebutuhan pupuk bagi tanaman.

Dimanapun tumbuhnya sebuah tanaman akan tetap tumbuh baik apabila memiliki nutrisi yang cukup. Dalam bahasan ini fungsi dari tanah adalah untuk penyangga tanaman dan air yang ada merupakan pelarut nutrisi, ginnga kemudian dapat diserap tanaman. Pemikiran inilah yang akhirnya mengeluarkan teknik bernaman dengan cara ini, dimana yang ditekankan adalah pemenuhan kebutuhan nutrisi.

Sistem tanam dengan media air dapat diterapkan untuk mengatasi masalah kekurangan lahan yang semakin tahun semakin sempit. Diharapkan netode tanam ini dapat menjadi manfaat bagi masa depan karena mampu diberdayakan dalam kondisi lahan sempit.

Awal Mula Tanaman Hidroponik

Pada awalnya gericke mendefinisikan pertumbuhan tanaman air dengan larutan nutrien mineral. Cara ini adalah bagian dari budidaya tanpa tanah. Banyak budidaya tanpa tanah namun dengan larutan untuk cara ini.

Tanaman yang tidak ditumbuhkan dengan cara pada umumnya, akan dapat untuk tumbuh menggunakan sistem lingkungan yang dapat dikendalikan seperti hidroponik. Tampaknya NASA juga memanfaatkan metode ini pada program luar angkasanya. Ray Wheeler, seorang ahli fisiologi tanaman di Laboratorium Space Center Space Life Science, Kennedy, percaya bahwa hidroponik akan berkontribusi membuat kemajuan dalam perjalanan luar angkasa. Dia menyebutnya sebagai sistem bioregenerative life support.

Baca juga Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah

botol-mineral-bekas-hidroponik

Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Mineral Bekas

Cara Menanam Hidroponik dengan Botol Mineral Bekas. Pada budidaya hidroponik, telah menjadi trend pertanian saat ini dan salah satu solusi efektif dalam bertanam. Begitu mudah dipraktikkan siapa saja, dari anak – anak hingga ibu rumah tangga di manapun berada.

Dikatakan mudah, karena memang kita (yang akan menanam) tak perlu mengotori jari tangan dengan tanah, bisa menyiram tanaman tak perlu dengan cara yang manual, bahkan tak jaman jika harus berpanas-panasan di area terik matahari siang hari.

Keunggulan lagi dari bertanam secara hidroponik adalah dengan memanfaatkan banyak benda-benda bekas yang ada di sekitar rumah kita. Salah satu yang bisa dipakai adalah bekas dari botol air mineral.

Untuk membuat persiapan bertanam hidroponik dengan media botol air mineral sebenarnya juga tidaklah rumit. Anda cukup dengan menyiapkan media botol air mineral yang ukurannya 1 liter, lalu media tanamnya (bisa rockwool atau floral foam), gunting, sumbu flanel, cutter, dan juga paku yang nantinya untuk melubangi botol air.

Sementara itu, untuk mengairinya bisa dengan menggunakan sistem rakit apung dan juga sumbu. Tak begitu sulit jika nantinya sudah praktek secara langsung.

langkah-langkah secara detail untuk merakit hidroponik dengan media botol air mineral seperti berikut ini :

langkah-langkah-secara-detail-untuk-merakit-hidroponik

  • Potonglah botol yang sudah bekas air mineral jadi dua bagian. Bisa menggunakan cutter ataupun gunting.
  • Lalu panaskan paku yang telah disiapkan, buat beberapa lubang yang berdiameter 1 cm di area potongan botol atas, juga bagian bawah yang untuk aerasi. Tetapi, apabila pemberian nutrisinya ingin menggunakan sistem sumbu, maka baiknya dengan membiarkan tutup botol seperti semula di tempatnya. Setelahnya, buatlah lubang yang tepat berada di tengah-tengah bagian tutup botol. Ini nantinya untuk memasukkan bagian dari sumbu flanel.
  • Apabila pemberian nutrisinya akan menggunakan sistem apung, maka bukalah tutup botolnya. Sehingga nantinya akar bisa menembus media tanam.agar bisa berkembang baik di area permukaan larutan nutrisi.
  • Usai itu, masukkanlah potongan botol yang bagian atas ke area potongan yang bagian bawah. Pastikan sebelumnya sudah diisi terlebih dulu dengan larutan nutrisi.
  • Lalu masukkan media tanam, masuk ke dalam botol yang bagian atas.

Baca juga Membuat Kebun Tanaman Hidroponik Dirumah